Pertolongan Anak Terhadap Orang Tua di Akhirat

Di Catatan 1768 views

Adshuda.com – Pertolongan Anak Terhadap Orang Tua di Akhirat –  Menurut Hadits Qudsi: Allah swt berfirman pada hari kiamat kepada anak-anak: “Masuklah kalian ke dalam surga!” Anak-anak itu berkata: “Ya Rabbi (kami menunggu)hingga ayah ibu kami masuk”.Lalu mereka mendekayi pintu surga! Tapi tidak mau masuk ke dalamnya.Allah berfirman lagi: “Menagapa, Aku lihat mereka enggan masuk? Masuklah kalian ke dalam surga!”,mereka menjawab: “Tetapi (bagaimana) orang tua kami?  —maksud mereka: Oranf tua kami bagaimana?,apakah boleh masuk atau tidak?—  Allahpun berfirman:”Masuklah kalian ke dalam surga bersama orang tua kalian”.(HQR Ahmad dari Syurahbil bin Syu ah bersumber dari sahabat Nabi saw.)

Istilah “Al-wildan” dalam Hadits Qudsi diatas adalah kata jama, mufradnya(kata tunggalnya) adalah “Al-walid”,: anak yang baru dilahirkan, yaitu bayi atau anak kecil yang belum akil baligh.Jadi maksudnya adalah anak kecil yang meninggal dunia.Hal itu diterangkan dalam hadits lain yang diriwayatkan Ibnul-Atsir demikian: Anak kecil(yakni yang meninggal dunia selagi kanak-kanak atau keguguran),masuk surga.

Maksud hadits diatas, termasuk salah satu di antara rentetan peristiwa yang terjadi pada hari kiamat di padang Mahsyar.

Gambaran ringkas dari peristiwa-peristiwa itu adalah sebagai berikut:

  • Setiap orang dibangkitkan dari kuburannya masing masing.
  • Masin-masing di giring oleh Malaikat Zabaniah ke padang Mahsyar.Setelah itu mereka di kelilingi oleh hewan-hewan dan apa saja yang ada sangkut pautnya dengan mereka.Juga di kelilingi oleh Malaikat langit masing masing tingkatan.
  • Matahari di ciptakan kembali dan di letakan diatas mereka pada jarak satu mil, srhingga mereka selain berdesak desakan dan berjubel( kaki diinjak oleh seribu kaki-kaki diatasnya),juga di bakar oleh panasnya matahari, berkeringat, lapar, haus, dahaga tidak terkirakan siksanya.
  • Ketika mereka mengalmi lapar dan haus disitulah anak-anak yang tadinya meninggal selagi masih kecildan dilepas oleh orang tuanyadengan sabar dan tawakal,datang kepada orang orang tuanya masing-masing dengan membawa segelas air untuk diminum, dan apabila sudah di minum, tidak akan lapar dan dahaga lagi selama di alam Mahsyar itu.(demikian menurut beberapa hadits).
  • Di mulai hisab dengan menerima buku catatan harian masing-masing yang selama hidupnya dicatat oleh Malaikat Raqib dan Atid.
  • Kemudian dilakukan Mizan(penilaian timbangan)terhadap segala macam amalan setiap orang, kecuali orang-orang yang masuk surga tanpa Hisab.
  • Meniti shirat yang harus dilalui oleh keseluruhan yang ada si padang Mahsyar itu.Meniti shirat yang kedua bagi mereka yang telah selamat meniti shirat yang pertama.
  • Kemudian mana yang sudah bersih benar baru diizinkan masuk surga.

Pada saat itulah Allah memerintahkan pada anak-anak(yang meninggal sebelum akil balgh) untuk memasuki surga.Tetapi mereka memogon syafaat(pertolongan) kepada Allah agar kiranya dapat masuk surga bersama orang tua mereka.Memang mereka juga penuhi perintah Allah,untuk datang mendekati pintu surga, tapi belum mau memasukinya, sehingga Allah swt bertanya lagi:”Mengapa aku lihat nak-anak itu masih saja belum masuk surga?,masuklah kalian ke surga itu”.Pada saat itu mereka mengulangi permohonanya bagi orang tua mereka.”Kami belum mau masuk, sebelum orang tua kami yang menjadi asal pokok kami,dan ibu-ibu kami yang telah mengandung kami dan kemudian membesarkan kami masuk juga bersama kami.”

Demikianlah mereka berhenti dekat pintu surga, menunggu keputusan dari Allah swt dengan penuh harapan”.

Akhirnya putusan yang di nantikan itu datang dengan segera, dengan firman Allah Yang Maha Mengetahui:”Masuklah kalian kedalam surga bersama-sama orang tua kalian”.

Sebagai kesimpulan sekaligus penegasan ini oleh Allah kira-kira dimaksudkan untuk menampakkan betapa besar keutamaan anak-anak dan betapa besar pula pengaruh Ridla dan Qadla dan Qadar Allah, sabar dan puji  syukur ke hadirat-Nya.

Demikanlah betapa penting anak-anak bagi orang tua,semoga kita sebagai orang tua benar-benar bisa membawa amanat Allah dengan sabar dan ikhlas.Dan sebagai anak marilah kita benar-banar upayakan dengan segala upaya untuk memulyaka orang tua kita.

Tags: #cara muliakan orang tua #pertolongan anak pada orang tua

author
Penulis: 

Seorang yang biasa dan baru mengenal dunia Internet.

Jadikan media sebagai informasi yang bisa membawa manfaat.

Silahkan bagikan ke sahabat, kerabat Anda jika artikel diatas ada manfa’atnya.

Inilah 4 Jenis Penyakit Sumber Malapetaka
Inilah 4 Jenis Penyakit Sumber Malapetaka
4 Jenis Penyakit Sumber Malapetaka– Tahukah Anda?,
Kenapa Situs Trading Forex FBS.com diblokir, Apakah Penipuan?
Kenapa Situs Trading Forex FBS.com diblokir, Apakah Penipuan?
Adshuda.com, Di Tahun 2016 ini, Kementrian Kominfo
Benarkah Istri Suka Bersolek Sumber Petaka Rumah Tangga?, Berikut Penjelasannya
Benarkah Istri Suka Bersolek Sumber Petaka Rumah Tangga?, Berikut Penjelasannya
Berdandan atau bersolek adalah merupakan fitrah wanita
Baca Juga×

Top