Gula Madura

Di Humor 967 views
Gula Madura,5 / 5 ( 1voting )

Gula Madura – Pada suatu hari Kiai Asyik, guru Kiai Kholil di Cangaan bermaksud mengadakan kenduren(selamatan). Untuk mempersiapkan segala sesuatunya, Kiai ingin memesan gula madura dalam jumlah yang cukup banyak. Pada waktu itu, gula madura sangat terkenal mutunya, sehingga suatu kenduren jika belum dilengkapi dengan gula madura belum terasa lengkap. Kiai Asyik mengetahui diantara muridnya diantara muridnya ada yang dari madura, yaitu Kholil.

Ketika hari jadi sudah sangat dekat, Kiai Asyik memanggil santri Kholil menghadap, ” Kholil, hari kamis malam jum`at saya akan mengadakan kenduren. Saya ingin gula madura. Bisakah kamu membawa kesini?” Tanya Kiai Asyik kepada santri Kholil.

“Iya, Kiai, ” Jawab Kholil patuh.

“Berangkatlah kamu ke madura dan ambilah gula secukupnya,” tegas Kiai Asyik sekali lagi.

Satu hari menjelang hari jadi, Kholil masih tenang-tenang saja dan tidak pergi kemana-mana. Hal ini membuat Kiai Asyik gundah, sangat kawatir kalau gula madura yang dipesan itu tidak ada pada waktunya. Dengan sikap agak marah, Kiai Asyik segera menegur Kholil.

“Iya, Kiai ….. sudah ada dikamar,” jawab Kholil muda dengan sopan.

“Ada di kamar?,” ujar Kiai Asyik sambil mengerutkan keningnya seakan tidak percaya ulah santri yang satu ini.

Melihat adegan aneh ini, tiba-tiba¬† Kiai Asyik memanggil santrinya dan berkata: “Santri, ambil gula dikamar Kholil” serunya setengah tidak percaya. Tidak ayal lagi, semua santri berdatangan ke Kiai Asyik. Kemudian Kiai Asyik menyuruh santri untuk mengambil gula madura dikamar Kholil.

Benar, ternyata para santri keluar dari kamar Kholil dengan tergopoh-gopoh membawa gula madura sebanyak-banyaknya. Para santri terlihat sibuk bolak-balik dari kamar Kholil ke rumah Kiai Asyik membawa gula madura. Bahkan gula yang diusung ke rumah Kiai Asyik meskipun sudah mencapai 3 gudang, persediaan gula masih tetap ada.

Kiai Asyik melihat pemandangan aneh dihadapannya tidak kuasa menahan air matanya karena haru. Ternyata benar ucapan Kholil. D tengah keharuan Kiai Asyik melihat situasi itu, lalu bertanya-tanya dalam hati; “Dari mana gula madura sebanyak ini didapat Kholil? padahal, dia tidak pergi kemana-mana sejak saya perintahkan.”

Menyadari kelebihan santri Kholil, Kiai Asyik lalu memerintahkan kepada para santri agar menghentikan pengambilan gula madura dari kamar Kholil. Beliau sadar bahwa hal itu bukan peristiwa biasa, tetapi merupakan karomah kewalian yang diberikan Allah kepada Kholil. Sejak saat itu Kiai ASyik banyak memberikan perhatian khusus kepada Kholil.

Tags: #Gus Dur #Humor #Kiai Kholil

author
Penulis: 
Seorang yang biasa dan baru mengenal dunia Internet. Jadikan media sebagai informasi yang bisa membawa manfaat. Silahkan bagikan ke sahabat, kerabat Anda jika artikel diatas ada manfa'atnya.
Tamu ini Ingin Bertemu Nyi Roro Kidul
Tamu ini Ingin Bertemu Nyi Roro Kidul
Tamu ini sengaja datang di acara Open
Gara Gara Beton
Gara Gara Beton
Gara Gara Beton (Isi buah Nangka) –
Humor Gus Dur
Humor Gus Dur
Peternak Lebah Ala Gus Dur Saat Gus
Pendekar Jagoan pun Tergetar
Pendekar Jagoan pun Tergetar
Pendekar Jagoan pun Tergetar– Pada suatu hari
Baca Juga×

Top